Saturday, May 9, 2026
No menu items!

Program MBG Picu Masalah Baru

Baca Juga

Perdana Jabar, – Program MBG yang seharusnya menjadi solusi pemenuhan gizi bagi siswa, kini justru memunculkan konflik baru di lapangan. Program MBG Picu Masalah Baru

Tekanan untuk membuat SPPG mencapai BEP (Break Even Point) mendorong berbagai penyesuaian dalam pelaksanaan program.

Salah satu dampak yang paling terasa adalah isi “bag MBG” yang semakin kecil. Kondisi ini memicu kekecewaan dan kecaman dari orang tua siswa serta para guru, karena mereka menilai kualitas dan porsi makanan tidak lagi sebanding dengan tujuan awal program.

Di sisi lain, komite sekolah terlihat lebih banyak berada pada posisi penonton

Mereka menyaksikan konflik yang terus berlanjut tanpa langkah tegas untuk menjembatani kepentingan siswa, sekolah, dan penyelenggara program. Sebagian pihak bahkan menilai ada kecenderungan menunggu giliran mendapatkan manfaat dari sistem yang sedang berjalan.

Situasi ini memunculkan pertanyaan besar:
Apakah program MBG benar-benar masih berorientasi pada kebutuhan gizi siswa, atau sudah bergeser menjadi sekadar perhitungan ekonomi?

Jika konflik ini tidak segera diselesaikan secara transparan dan berpihak pada siswa, kepercayaan publik terhadap program tersebut bisa semakin menurun.

Oleh: Ridwan Subakti

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

SMPN 2 Ciamis Tampilkan Kreativitas

Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, menghadiri langsung kegiatan Gelar Karya 2026 yang diselenggarakan di SMP Negeri 2 Ciamis pada Rabu (22/4/2026). SMPN 2 Ciamis Tampilkan Kreativitas
- Advertisement -spot_img

Artikel Lainnya

- Advertisement -spot_img